Mengenal Ransomware Petya, Lebih Ganas Dibanding WannaCry

Ransomware Petya
Ibnuwajak.id – Mungkin di Indonesia Ransomware Petya tak seheboh Ransomware WannaCry yang menyerang di bulan Mei lalu. Apalagi di Indonesia penyerangannya bertepatan dengan libur lebaran dan libur sekolah pada Selasa, 27 Juni 2017. Dibelahan bumi lain Ransomware Petya telah menyerang komputer di negara Rusia, Inggris, Spanyol, Ukraina, Amerika Serikat serta beberapa negara lain.

Berdasarkan perusahaan keamanan ternama Symantec telah mendeteksi Virus Petya semenjad 2016 silam.

Arah serangan dari Ransomware Petya tidak beda jauh dengan Ransomware WannaCry karena virus ini masih menggunakan alat hacking Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat atau NSA yang dikenal Eternal Blue.

Arah serangan lebih parah dibanding Ransomware WannaCry yang menginfeksi file dan folder saja sedangkan Ransomware Petya menyerang Drive atau harddisknya. Petya bersifat membajak komputer dimana akan mereboot system dan megenkripsi tabel file master harddrive (Master file table-MFT) dan membuat master boot record tidak dioperasikan, membatasi akses ke sistem penuh dengan menyita informasi tentang nama file, ukuran, dan lokasi pada disk fisik. Sehingga Virus Ransomware Petya bisa menggantikan master boot record dengan kode-kode bahaya yang membuat komputer tidak dapat melakukan booting.

Sistem operasi Windows adalah serangan utamanya walaupun kapan hari sistem linux dan Mac juga sudah diincar. Maklum saja pengguna Windows adalah terbanyak didunia. Dikutip dari tekno.tempo.co.berdasarkan penjelasan Kevin Johnson Bos Perusahaan Keamanan Digital Secure Ideas, Seluruh komputer windows bisa berpotensi terinfeksi ransomware Petya, termasuk komputer yang sudah di update. Ransomware Petya masuk melalui WMIC (Windows Management Instrument Command Line) dan PSEXEs, penghubung ke jaringan internet untuk windows.

Nama-nama lain dari Ransomware Petya yaitu GoldenEye, NotPetya, Mischa, dan lain-lain

Patut diketahui bahwa penyebaran atau penyerangan dari ransomware Petya sangat berbahaya karena hanya membutuhkan satu komputer dengan akses administrator maka komputer yang ada dalam satu jaringan akan mudah diserang. Penyerangan masif Petya melalui fitur WMI dan PSExec.

Wkwkwkwkwkwk Ransomware Petya mungkin terkenal ganas dan lebih ganas dibanding WannaCry. Walaupun ganas Petya tidak secepat WannaCry dalam menyebar terbukti di Indonesia orang-orang tidak gusar dengan munculnya petya ini sangat berbeda dengan WannaCry yang bisa membuat semua orang berhati-hati dalam membuka jaringan Internet.

Bagi yang terserang Ransomware Petya siapkan dana segar 300 dolar AS dalam bentuk BitCoin.


Artikel Terkait

Ibnuwajak.id adalah tempat berbagi informasi seputar teknologi, komputer, laptop, android, printer, tulungagung, wisata, dll . Jika ingin silaturahmi. email: icompreview@gmail.com , Youtube Channel : ibnuwajak.id , Instagram : @ibnuwajak , Whatsapp,telp/sms : 081335587039

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Komen sesuai topik artikel ya!!!!!
Dilarang Meninggalkan link atau spam!!!
Berkomentar Bahasa Indonesia / Inggris dengan sopan!!!
Terima kasih Telah berkunjung !!!!

loading...