Air terjun Lawean Penampihan Saksi Bisu Ulang Tahun Pertama Jejak Kaki Tulungagung

Ultah Atau Ulang Tahun merupakan tanda suatu umur. Air terjun lawean penampihan sendang tulungagung menjadi saksi bisu berlangsunya Syukuran Ulang Tahun Komunitas Jejak Kaki Tulungagung. Pemilihan lokasi di Air terjun lawean penampihan karena berdasarkan rapat bersama sesepuh Jejak Kaki Tulungagung lokasi ini membawa arti penting. Salah satunya kenangan terbentuknya dan mengenal anggota untuk pertama kalinya. Selain cerita awal bertemu anggota karena lokasi air terjun yang senjuk dan juga rimbunan lokasi menjadi pilihan.

Air Terjun Lawean

Ulang Tahun pertama Jejak Kaki Tulungagung berlangsung tanggal 1 November 2015 lalu. Maaf Ibnuwajak baru bisa menulisnya....hehehehehehe..... Peserta pesta ulang tahun Jejak Kaki Tulungagung lumayan banyak dari berbagai penjuru Tulungagung dari muda hingga tua. Kegiatan utama nyate ayam bersama.

Kegiatan yang diadakan hari Minggu itu memiliki tempat kumpul di dua titik. Tempat kumpul Pertama di SPBU Bago...itulo SPBU utara perlintasan kereta api atau utara doplangan sepur dan yang kebagian cp (contact Person) Ibnuwajak. Sedangkan tempat kumpul kedua di pertigaan karangrejo arah ke Kecamatan Sendang... lokasi selatannya perempatan Bangjo atau lampu merah. 

Anggota Jejak Kaki Tulungagung dari timur yaitu ngunut dan sekitarnya berkumpul di Bago. Kloter timur ini di pimpin oleh Mbak Andianik. Setelah berkumpul di Bago sebentar melanjutkan perjalanan ke pertigaan karangrejo. Uwerrrr meluncur seketika melewati jalur ngantru suapaya lebih cepat dan juga jalannya luas. Akhirnya bertemu di Pertigaan Karangrejo. Tidak lama kemudan perjalanan lanjut ke lokasi yaitu Air Terjun Lawean Penampihan yang berada di Desa Geger , Kecamatan sendang, Tulungagung ini.
admin jejak kaki tulungagung

Sampai di Tempat Parkir yaitu di rumah terakhir setelah candi penampihan. Semua anggota memarkir motor di lokasi ini. Sebelum ada rumah ini orang-orang memarkir kendaraan di sekitar candi penampihan. Perjalan dari parkiran menuju lokasi Air Terjun Lawean Penampihan sekitar 45 menit dengan kondisi santai. Sebelum sampai ke air terjun pengunjung akan melewati  tujuh sungai yang tidak dalam tetapi agak dangkal.

Sampai Juga rombongan Jejak Kaki Tulungagung di air terjun lawean. Ciri dari air terjun lawean adalah berundak dengand debit air yang tinggi. Serta yang pasti banyak lintah atau pacetnya.

Kegiatan di lokasi air terjun teman-teman bagi tugas. Ada yang selfie sendiri, dan juga jepret-jepret lokasi yang gak karuan. Tetapi kebanyakan anggota melakukan kegiatan penyiapan sate  alias potong-potong ayam di lokasi. Oh iya kelupaan...selaind dari orang tulungagung kegiatan ini juga dihadiri tamu dari kota tetangga trenggalek walaupun satu orang yang hadir yaitu mas Ivan Noe Setiawan (nama Facebook). Tetapi mas Ivan pulang duluan karena ada kesibukan tersendiri. Mas Ivan pulang dan datanglah anggota baru mas Iwan. 
air terjun lawean aktifitas

Setelah kegiatan kepet-kepet sate atau menyate serta menyiapkan buah untuk santapan penutup. Acara inti makan bersama dimulai, semua saling berebut satu yang jumlahnya terbatas....heheheheheh. ada teman yang mojok sendiri dengan pasangan dan ada juga teman yang berkumpul dengan teman yang lain.

Canda tawa senda gurau melebur jadi satu dalam acara ulang tahun Jejak Kaki Tulungagung pertam ini. Hampir semuanya senang dan terus bercanda ceria. Waktu pun tidak terasa santapan sudah mulai habis dan teman-teman rebutan satu sama lain.... Pukul sudah menunjukkan jam pulang teman-teman bergegas untuk pulang tetapi sebelumnya bersih-bersih lokasi serta beres barang-barang yang dibawa. Sebelum pulang rutinas wajib adalah foto bersama di lokasi. 

Raut muka yang cerah senang gembira terpancar di wajah teman-teman yang hadir. Apalagi di dukung oleh suasana cerah hari itu. Selesai foto-foto melanjutkan perjalanan pulang....ehhhhh salah satu teman bernam Tofa terkena Lintah otomatis berhenti sejenak  untuk melepaskan pacetnya. Perjalan pulang yang seru membuat waktu menjadi tidak teras tetapi yang membuat lama adalah mas sanken selalu ketingglan dibelakang sendiri........hhhhhhhhhhh mas sanken...mas sanken.
parkiran air terjun lawean penampihan

Wajah teman-teman sangat gembira sampai menyanyi tak tentu arah mau kemana. Sesampainya di tempat parkir kegiatan foto bersama masih berlanjut. Hal paling menjengkelkan adalah Firda anak mbak Andianik selalu menggagu kegiatan fotoq....haduh fir fir. Tetapi seru n menyenangkan....

Itulah sekelumit Kenangan Ulang Tahun Pertama  Komunitas Jejak Kaki Tulungagung yang penuh canda tawa dan keceriaan..... 
Jejak Kaki Tulungagung

Artikel Terkait

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Komen sesuai topik artikel ya!!!!!
Dilarang Meninggalkan link atau spam!!!
Berkomentar Bahasa Indonesia / Inggris dengan sopan!!!
Terima kasih Telah berkunjung !!!!

loading...