Jurug Waru, Grand Canyon Versi Trenggalek

Jurug Waru
Jurug waru Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek ini adalah edisi wisata yang dilakukan oleh admin WajakTeknologi supaya pembaca ada referensi dan tidak bosan terhadapa pengunjung WajakTeknologi.

Jurug Waru adalah sebuah air terjun dengan keunikan tersendiri yandg memiliki tebing luas walau tidak tinggi-tinggi amat. Jurug Waru berada di Desa Pandean, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek. Ketika tulisan ini ditulis mungkin jurug waru belum ramai karena Jurug Waru ini masih terbilang termasuk baru dan masih sangat alami. Perjalanan ini merupakan perjalann bersama karena Group JKT (Jejak Kaki Tulungagung) dan TDT (Tukang Dolan Trenggalek).

Sebelum berangkat saya beserta group Jejak Kaki Tulungagung dan Group Tukang Dolan Trenggalek melakukan ibadah sholat terlebih dahulu, karena waktu berangkat sudah kesiangan. Selesai sholat perjalanan menuju Jurug Waru . Keindahan yang tertuju saya pertama kali adalah suasana gunung dan juga pepohonan yang rindang walaupun sebenarnya pohon yang ada adalah pohon-pohon yang sudah hasil reboisasi begitu kata teman dari TDT Mas Che Cucilo (nama dalam Facebook).

Dari Atas
pemandangan jalan turun

Mata saya mulai tertuju pada aliran sungai yang terlihat bebatuannay sewaktu turun ke bawah, tetapi teman TDT yang bernama Mas Ivan Noe Setiyawan (nama dalam Facebook) mengatakan kalau aliran sungai yang saya lihat bukan arah jurug waru dan lebih dekat dari yang saya lihat. Sesampainya disungai yang terlihat bebatuannya penuh ini akan kita temukan air yang gemericik mengalir dengan berbagai pemandangan bebatuan.

Saya mulai berjalan menuju mengalirnya air dan disitulah lokasi atasnya Jurug Waru. Pemandangan pertama yang terlihat adalah bebatuan semuanya sejauh mata memandang di sepanjang aliran sungai. perjalanan berlanjut dengan naik ke atas sebuat batu besar dengan memanjat. Diatas Batu besar ini kita bisa melihat aliran sungainya yang good atau bagus. Pemandangan seperti ini belum pernah saya temukan di Tulungagung.

Turun dan Menuju Lokasi Jurug Waru lebih tepatnya lokasi mengalinya air menjadi satu. Kalau kita melihat dari atas maka akan disuguhi air yang terlihat hijau, mungkin karena banyak lumutnya. Turun di dasar Jurug saatnya hunting foto.

Waktu hunting foto saya bersama teman dari JKT yaitu Mas Tatang Libia (nama dalam Facebook) walau sebenarnya dia berasal dari group Backpaker Tulungagung tetapi menyenangkan. Saya dan Mas Tatang tidak henti-hentinya melakukan pengambilan gambar yang bagus. kalau saya lebih cenderung untuk mengambil gambar dengan mode video biar bisa di upload ke Youtube.

Pengambilan gambarku sudah selesai tetapi Mas Tatang belum selesai. Saya memanggil mas supaya menyudahi mengambil foto-fotonya untuk makan dan ngopi bareng teman-teman TDT. Setelah kumpul bersama mas Tatang hanya bilang semua sudut pengambilan OK!!!!!!.

EEEEEIIIIIIIIIITTTTTTTTTTSSSSS!!!!! Kelupaan ada juga fotografer yang belum turun ke Jurug Waru yaitu Bapak Indro Sembodo yang masih setia dengan suasana diatas Jurug Waru heheheheheh, maklum Pak Indro Membawa Anaknya yang cewek. Ketika selesai memotret-motret bagian atas Jurug Pak Indro ikut hunting (bahasa kerennya berburu) foto dan tidak henti-hentinya memotret.
hunting foto
Hunting foto

Akhirnya pak Indro menyudahi memotret dan ikut nimbrung juga untuk makan serta ngopi bareng. Topik pembicaraan ngalor-ngidul ngetan ngulon sampai akhirnya waktu makan usai hehehehehehehe. Semua berkumpul di aliran sungi diatas bebatuan, ada yang sedang mengerjakan sholat ashar, ada yang bercanda dengan teman serta ada juga yang masih hunting foto termasuk saya sendiri (walaupun kamera boleh minjam dari Pak Indro !!!!heheheheheh maklum blm punya kamera DSLR). Selesai sholat saya memutuskan untuk jalan lagi Jurug Kemukus yang lokasinya tidak jauh dari Jurug Waru!!!!

Ketika akan melanjutkan ke Jurug Kemukus teman saya dari Group Jejak Kaki Tulungagung Mbak Andianik beserta rombongan mulai datang heheheheh suasana jadi heboh karena bersama mas Rio Nama (nama di facebook). Mas Rio adalah salah satu fotografer dengan peralatan Kamera serta Tripod ketika TRIP atau Travelling.
aliran

Mas Rio sampai dilokasi mulai mengeluarkan senjata andalannya seperangkat kamera dan Tripod heheheheh, senja mulai menghilang dengan sigap mas Rio Nawan jepret kanan kiri sekitar Jurug Waru serta tak Lupa Model Fotonya si Firda anak mbak Andianik. Jeprat jepret di Sekitar Jurug Waru selesai. Mereka mnyusul saya dan Pak Indro Ke Jurug Kemukus.
Cerita tentang Jurug Kemukus dan juga sekitarnya tunggu tulisan selanjutnya maklum masih digodok dikawah CandroDimuko Malah jadi wewayangan saja hehehehehe.
BS selfie
Back Side Selfie

Sekitar Jurug Waru

Dinamakan Jurug Waru karena air terjunnya berada diantara tebing yang membentuk seperti daun waru atau hati bahasa Inggrisnya Heart. Pemandangan yang mempesona dari Jurug Waru ini adalah di sungai yang memiliki dasar bebatuan karst (sepertinya) karena disamping sungai ini terdapat gunung batu yang strukturalnya seperti bebatuan karst di daerah gunung kidul dan wonogiri. Di puncak gunung ini terdapat batu yang berbentuk batu kubus sehingga teman-teman TDT menamakannya sebagai Puncak Batu Kubus atau mungkin penduduk sekitar yang menamakannya.

Ketika datang dan turun anda akan menemukan aliran sungai yang terlihat batu-batunya disertai selang atau pipa2 air dari penduduk yang memanfaatkan air di sungai ini. untuk keperluan sehari hari. Jurug Waru ini berada di sekitar Bukit.

Pohon-pohon yang mulai meranggas karena musim kemaru berkepanjangan terlihat kering kerontang walau sebagian dari pohon ini masih ijo royo-royo. Disamping Jurug ada Batu besar yang mungkin akan menjadi ciri khas kalau ini adalah Jurug Waru. ini adalah batu besar yang saya daki dengan Mas Che Cucilo Beserta Mas Ivan Noe Setiyawan.

Eksotisme Jurug Waru

Eksotisme pertama Jurug Waru menurut saya pribadi terdapat pada bebatuan tebing yang ada di antara jurug  sehingga terlihat wow dan eksotis banget.

Eksotisme kedua terdapat pada Batu besar itu karena setalah saya lihat dan saya amati ternyat batu besar itu  hanya ditopang oleh batu kecil dibawahnya.

Eksotisme ketiga Air Di Jurug jika dari atas kadang terlihat biru dan juga terlihat hijau tetapi cenderung terlihat berwarna hijau serta hitam.

Eksotisme Keempat adanya batu ilusi yaitu batu yang diapit oleh tebing tinggi ketika dilihat dari berbagai posisi akan terlihat berbeda dengan eksotisme kadang terlihat didalam dan kadang terlihat di luar tebing , padahal kalau dilihat lebih dekat apalagi naik di tebing tepat didekat batu ini akan jelas berada di dalam

Rute Ke Lokasi

Rute kelokasi dari Kota trenggalek ambil arah ke  Dongko Panggul, dan tanya orang arah ke SMP 2 Dongko, kemudian tanya penduduk sekitar Mungkin akan tahu. (hehehehehhe). jalan dari trenggalek aksesnya sudah bagus tetapi jika dari arah SMPN 2 Dongko Ke Lokasi jalannya rusak jadi hati-hati dijalan.

Demikian Selayang pandang tentang Wisata yang saya Kunjungi walau Warung WajakTeknologi mengupas tentang teknologi tetapi kita perlu juga berwisata biar tidak streess hehehehehehe. maka dari itu ada menu Wisata disitu lokasi tentang tempat wisata yang pernah dikunjungi.

Apabila ingin Berkunjung ke Lokasi Jurug Waru Pembaca bisa mengunjungi Group FB TDT (Tukang Dolan Trenggalek disini) dan silakan tanya pada adminnya!!! hehehehehehe.

Jika Ada kekurangan informasi silahkan mengingatkan.
Thanks To Jejak Kaki Tulungagung dan Tukang Dolan Trenggalek

Peringatan:

1. Datang ke Jurug Waru usahakan pada waktu musim kemarau karena  Musim hujan Sungai penuh dengan air dan keruh!!!

2. Jangan Lupa Bawa Kembali Sampahmu



Artikel Terkait

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 Komentar

Komentar
21 November 2015 at 16:45 delete

Wow Mantap..Ijin Share ulang Newsnya Mas Admin..terimaksih..

Reply
avatar

Komen sesuai topik artikel ya!!!!!
Dilarang Meninggalkan link atau spam!!!
Berkomentar Bahasa Indonesia / Inggris dengan sopan!!!
Terima kasih Telah berkunjung !!!!

loading...